Airlangga Ungkap Capaian Pemerintah Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi hingga Investasi Jadi Sorotan

Airlangga Ungkap Capaian Pemerintah Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Ekonomi hingga Investasi Jadi Sorotan

Nusantaratv.com - 21 Juli 2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto. (Foto: NTVnews)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto. (Foto: NTVnews)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengungkapkan Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin, 20 Juli 2026, membahas berbagai pencapaian pemerintah menjelang dua tahun masa pemerintahan.

Sejumlah aspek yang dibahas meliputi kinerja ekonomi, investasi, ketenagakerjaan, hingga penguatan sektor energi.

Airlangga mengatakan Presiden Prabowo meminta seluruh capaian pemerintah disampaikan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas menjelang dua tahun pemerintahan yang akan genap pada Oktober mendatang.

"Tadi Presiden menyampaikan hasil yang dicapai oleh pemerintah Presiden, Pak Prabowo, yang hampir dua tahun di bulan Oktober nanti. Namun ada capaian-capaian yang perlu disampaikan ke masyarakat," kata Airlangga.

Di sektor makroekonomi, Airlangga menyebut pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) pada kuartal I tercatat sebesar 5,61 persen.

Berdasarkan laporan sementara Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pertumbuhan ekonomi diproyeksikan tetap berada di kisaran tersebut, sementara inflasi diperkirakan terjaga pada target 2,5 persen plus minus 1 persen.

Untuk menjaga daya beli masyarakat dan konsumsi domestik, pemerintah telah menyalurkan berbagai paket stimulus.

Program tersebut meliputi diskon transportasi, bantuan pangan, tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, bantuan hari raya bagi pengemudi ojek daring, insentif perpajakan, pembebasan bea masuk impor LPG, hingga dukungan terhadap program magang dan vokasi.

"Total anggaran stimulus di kuartal pertama sebesar Rp70 triliun dan di kuartal kedua sebesar Rp26,34 triliun," ujarnya.

Dari sisi investasi, realisasi pada triwulan II mencapai Rp511,8 triliun atau sekitar 25 persen dari target tahunan sebesar Rp2.000 triliun. Secara kumulatif sepanjang semester pertama 2026, investasi telah menyentuh Rp1.001 triliun atau sekitar 49 persen dari target yang ditetapkan.

Airlangga menjelaskan, kontribusi investasi berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp257,7 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) senilai Rp254,1 triliun.

Pada sektor energi, pemerintah telah mulai menerapkan program biodiesel B50 sebagai bagian dari strategi memperkuat swasembada energi sekaligus mendukung transisi energi nasional. Selain itu, rasio elektrifikasi nasional pada kuartal I 2026 telah mencapai sekitar 99 persen.

Pemerintah juga terus mengoptimalkan penerimaan negara melalui kebijakan Devisa Hasil Ekspor (DHE) serta memperkuat tata kelola sumber daya alam melalui Danantara Sumber Daya Indonesia.

Menurut Airlangga, langkah tersebut mendapat apresiasi dari lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) karena dinilai mampu meningkatkan transparansi serta mencegah praktik transfer pricing dan under invoicing.

Di bidang pembiayaan, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp149,38 triliun.

Pemerintah juga menyalurkan pembiayaan untuk pengadaan alat dan mesin pertanian, sektor industri padat karya, serta meningkatkan plafon kredit perumahan menjadi Rp50 triliun setelah realisasinya mendekati 56 persen.

Airlangga turut melaporkan perkembangan ekosistem bullion nasional yang diluncurkan tahun lalu. Hingga saat ini, volume emas yang dikelola telah mencapai 153 ton dengan nilai mendekati 20 miliar dolar Amerika Serikat.

Sementara itu, realisasi investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada kuartal I 2026 tercatat sebesar Rp353,3 triliun dan telah membuka 266.688 lapangan pekerjaan.

Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah mulai menjalankan program magang bagi 150.000 peserta sejak Juli 2026 serta program vokasi untuk 220.000 peserta.

Airlangga mengatakan sekitar 60 persen peserta magang telah berhasil terserap ke dunia kerja.

Selain capaian di bidang ekonomi, Airlangga juga melaporkan kepada Presiden Prabowo bahwa Indonesia resmi menjadi salah satu founding member World AI Cooperation Organization (WAICO), organisasi kerja sama internasional di bidang kecerdasan buatan yang berada dalam kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurutnya, keanggotaan tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk berpartisipasi dalam penyusunan kebijakan global terkait pengembangan dan tata kelola kecerdasan buatan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close