Nusantaratv.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk meminta bantuan terkait persoalan investasi lembaga asal Malaysia di sebuah perusahaan Indonesia.
Investasi tersebut dilakukan Lembaga Pembangunan Tanah Federal atau Federal Land Development Authority (Felda) Malaysia di perusahaan minyak sawit mentah (CPO) Indonesia, PT Eagle High Plantations Tbk.
Penanaman modal itu dilakukan pada masa kepemimpinan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.
"Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto, meminta beliau untuk juga melihat juga masalah ini," kata Anwar dalam pernyataan yang dikutip di Kuala Lumpur, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Anwar tidak memaparkan secara rinci persoalan tersebut. Namun, dia menyampaikan Felda berpotensi mengalami kerugian hingga 2,5 miliar ringgit atau setara Rp11 triliun berdasarkan kurs saat ini apabila masalah yang berkaitan dengan keputusan manajemen sebelumnya itu tidak segera ditangani.
Berdasarkan laporan, Felda yang merupakan lembaga pemerintah Malaysia di bidang pemukiman bagi warga miskin hingga kini belum berhasil mendapatkan kembali dana investasinya.
Dana tersebut masih menjadi persoalan di pengadilan Indonesia yang melibatkan perusahaan EHP.
Felda disebut hanya akan memperoleh pengembalian dana sebesar 200 juta ringgit atau sekitar Rp876 miliar dari total investasi yang telah ditanamkan.
(Sumber: Antara)




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh