Nusantaratv.com - Chery resmi memperkenalkan Tiggo V di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Menariknya, Indonesia menjadi negara pertama di luar China yang menjadi panggung debut kendaraan tersebut.
Tak sekadar menghadirkan model baru, Chery menyebut Tiggo V dikembangkan berdasarkan riset mendalam mengenai kebutuhan dan karakter mobilitas konsumen Indonesia.
Hasil riset tersebut kemudian diterjemahkan menjadi sebuah kendaraan yang menggabungkan ketangguhan SUV, kelapangan MPV tujuh penumpang, serta fleksibilitas kendaraan utilitas bergaya double cab.
Konsep tersebut menjadi dasar filosofi "Specially Built for Indonesia" yang diusung Tiggo V. Melalui konsep 3-in-1 versatility, Tiggo V dirancang untuk menjalankan berbagai peran dalam satu kendaraan.
Mobil ini dapat digunakan untuk mobilitas harian, perjalanan keluarga, hingga mendukung kebutuhan produktivitas dan aktivitas luar ruang.
Berawal dari Riset Konsumen Indonesia
Pengembangan Tiggo V bermula pada Februari 2024 melalui proyek T1TP. Saat itu, tim R&D Chery Global turun langsung ke Indonesia untuk mempelajari kondisi jalan, pola mobilitas, serta kebutuhan masyarakat dan keluarga Indonesia.
Riset tersebut kemudian dilanjutkan melalui ratusan sesi diskusi antara engineer Chery Global dengan tim Chery Indonesia, termasuk diskusi kelompok bersama konsumen.
Dari proses tersebut, Chery berusaha memahami berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Mulai dari melewati tanjakan, jalan tidak rata, dan genangan air, hingga menghadapi cuaca panas serta kebutuhan bepergian bersama keluarga.
Tidak hanya itu, kebutuhan membawa perlengkapan kerja, barang bawaan keluarga, maupun peralatan untuk menunjang hobi dan aktivitas luar ruang juga menjadi bagian dari pertimbangan dalam pengembangan Tiggo V.
Hasilnya, Chery menemukan sejumlah karakter kendaraan yang dinilai relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia.
Ini Kebutuhan Konsumen Indonesia yang Jadi Dasar Tiggo V
Dari hasil riset, Chery memetakan sejumlah kebutuhan utama konsumen, antara lain kemampuan menanjak, ground clearance tinggi, desain yang memiliki karakter tangguh, serta pencahayaan yang tegas.
Di sisi kenyamanan, konsumen juga membutuhkan kabin tiga baris yang lapang, konektivitas modern, sistem pendingin udara yang optimal, serta efisiensi bahan bakar.
Berbagai kebutuhan tersebut kemudian mengarah pada satu kesimpulan, yakni konsumen Indonesia membutuhkan kendaraan serbaguna yang tidak hanya nyaman untuk penggunaan sehari-hari, tetapi juga mampu digunakan untuk perjalanan jauh, membawa keluarga, hingga menunjang aktivitas produktivitas dan hobi.
Hasil studi tersebut selanjutnya menjadi dasar pengembangan model konsep Chery X yang diperkenalkan pada Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) pada November 2025.
Kini, pengembangan tersebut diwujudkan melalui Tiggo V yang diperkenalkan secara resmi di GIIAS 2026.
Tiggo V Bawa Filosofi "Specially Built for Indonesia"
Chery menghadirkan Tiggo V sebagai kendaraan yang secara khusus disesuaikan dengan karakter mobilitas dan kebutuhan konsumen Indonesia.
Nama "V" pada TIGGO V merepresentasikan Victory dan Versatile, yang menggambarkan kemampuan kendaraan untuk menghadapi berbagai kondisi sekaligus menjalankan beragam fungsi.
"Pengembangan Tiggo V dimulai dari kebutuhan nyata konsumen Indonesia. Berdasarkan hasil riset, konsumen membutuhkan kendaraan yang mampu menjawab kebutuhan keluarga, menghadapi berbagai kondisi jalan, tetap nyaman dipakai, sekaligus fleksibel untuk aktivitas produktivitas maupun hobi. Kebutuhan tersebut menjadi dasar pengembangan Tiggo V, yang memadukan kemampuan SUV, kelapangan MPV, dan fleksibilitas double cab. Inilah yang kami maksud dengan 'Specially Built for Indonesia'," ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.

Chery Tiggo V resmi diperkenalkan di GIIAS 2026 sebagai debut pertama di luar China. (Foto: Dok/Istimewa)
Punya Ground Clearance 220 mm dan Bisa Menanjak hingga 41 Derajat
Secara desain, Tiggo V mengusung karakter SUV dengan postur kokoh dan tampilan tegas. Dimensinya mencapai panjang 4.910 mm, lebar 1.921 mm, dan tinggi 1.790 mm, dengan ground clearance mencapai 220 mm.
Dimensi tersebut tidak hanya memberikan tampilan yang kuat, tetapi juga mendukung kebutuhan ruang sekaligus kemampuan kendaraan untuk menghadapi beragam kondisi jalan.
Untuk menunjang kemampuan tersebut, Tiggo V memiliki kemampuan menanjak hingga 41 derajat dan mampu melintasi genangan air dengan kedalaman hingga 700 mm.
Chery juga membekali Tiggo V dengan fitur Easy Turn. Sistem ini memanfaatkan pengereman pada roda belakang untuk membantu mengurangi radius putar sekitar 0,5 meter, sehingga kendaraan lebih mudah bermanuver ketika berada di jalan maupun area dengan ruang terbatas.
Kabin Dirancang Nyaman untuk Iklim Tropis Indonesia
Kenyamanan menjadi salah satu aspek yang turut menjadi perhatian dalam pengembangan Tiggo V, khususnya untuk menyesuaikan kondisi iklim tropis Indonesia.
Mobil ini dilengkapi Air Flow Calibration System serta ventilasi AC pada baris ketiga dan pilar C. Sistem tersebut dirancang untuk membantu mengoptimalkan sirkulasi udara sekaligus mendistribusikan temperatur secara lebih merata ke seluruh kabin.
Sementara untuk kebutuhan konektivitas, Tiggo V mengusung sistem Human-Machine Intelligence terbaru yang telah mendukung wireless Android Auto dan Apple CarPlay.
Dari sisi performa dan efisiensi, Chery menawarkan Tiggo V dengan dua pilihan powertrain, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Chery Super Hybrid (CSH).
Untuk varian dengan teknologi hybrid, daya jelajah yang ditawarkan mencapai hingga 1.030 km. Teknologi powertrain Tiggo V juga diklaim memiliki thermal efficiency hingga 42,5 persen.
Satu Mobil, Tiga Fungsi: SUV, MPV, dan Double Cab
Salah satu daya tarik utama Tiggo V terletak pada konsep 3-in-1 versatility. Chery merancang mobil ini dengan square cabin layout untuk menciptakan ruang kabin yang lebih lapang.
Konfigurasi tempat duduknya juga dapat disesuaikan untuk membawa 2, 4, 5, maupun 7 penumpang.
Pengaturan tersebut memungkinkan Tiggo V digunakan dalam berbagai skenario. Mulai dari bed mode untuk membawa barang atau perlengkapan, konfigurasi untuk aktivitas sehari-hari, hingga format tujuh penumpang untuk perjalanan bersama keluarga.
Dalam format SUV, Tiggo V menawarkan karakter dan kemampuan untuk menunjang mobilitas harian. Ketika digunakan sebagai MPV, kabin tiga baris memberikan ruang yang lebih fleksibel untuk perjalanan keluarga.
Sementara dalam konfigurasi double cab, area belakang dapat dimanfaatkan untuk membawa perlengkapan aktivitas luar ruang maupun mendukung kebutuhan produktivitas.
Menariknya, perubahan konfigurasi menjadi double cab dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan dukungan dari diler.
Split Tailgate dan V2L Tambah Fleksibilitas
Fleksibilitas Tiggo V semakin diperkuat melalui fitur split tailgate yang mampu menopang beban hingga 250 kg. Bagian tersebut dapat dimanfaatkan sebagai area duduk maupun tempat untuk menopang barang.
Tiggo V juga dilengkapi Vehicle-to-Load (V2L) dengan daya 2,2 kW. Fitur ini memungkinkan kendaraan menyediakan sumber listrik untuk berbagai perangkat, baik ketika melakukan perjalanan maupun saat digunakan untuk aktivitas luar ruang.
Untuk menunjukkan kemampuan konsep 3-in-1 tersebut, Chery menghadirkan dua unit Tiggo V di booth selama GIIAS 2026.
Satu unit ditampilkan dalam format SUV/MPV dengan konfigurasi kabin tiga baris. Sementara unit lainnya hadir dalam format double cab dengan area belakang terbuka.
Kehadiran dua konfigurasi tersebut memberikan gambaran langsung kepada pengunjung mengenai bagaimana satu platform Tiggo V dapat menjalankan tiga fungsi berbeda.
Dengan pengembangan yang berangkat dari riset konsumen Indonesia, Chery ingin menjadikan Tiggo V bukan sekadar SUV baru, tetapi kendaraan serbaguna yang mampu mengikuti beragam kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia, mulai dari aktivitas harian, perjalanan keluarga, hingga pekerjaan dan hobi.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh