Danantara Siapkan Groundbreaking Elektrifikasi Tiga Jalur Kereta di Jabodetabek dan Jawa Barat

Danantara Siapkan Groundbreaking Elektrifikasi Tiga Jalur Kereta di Jabodetabek dan Jawa Barat

Nusantaratv.com - 29 April 2026

Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria dalam acara Jakarta Globe Insight yang digelar di Jakarta, Selasa (28/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri) (Antara)
Direktur Operasional Danantara Dony Oskaria dalam acara Jakarta Globe Insight yang digelar di Jakarta, Selasa (28/4/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri) (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Direktur Operasional Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan rencana dimulainya proyek elektrifikasi jalur kereta api pada 20 Mei 2026 untuk tiga rute utama, yakni Jakarta–Cikampek, Jakarta–Sukabumi, dan Jakarta–Cilegon.

“Tahun ini sebetulnya tanggal 20 Mei, kami akan 'groundbreaking' untuk elektrifikasi Jakarta-Cikampek, Jakarta Sukabumi dan juga Jakarta-Cilegon,” ujar Dony di sela acara Jakarta Globe Insight di Jakarta, Selasa.

Dony yang juga menjabat sebagai Kepala BP BUMN menjelaskan bahwa program elektrifikasi ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kota-kota baru di sepanjang jalur kereta, sekaligus meningkatkan kualitas transportasi publik.

Selain itu, proyek ini diharapkan dapat menekan tingkat polusi serta meningkatkan efisiensi sistem transportasi kereta api di Indonesia.

“Dengan kita melakukan elektrifikasi, ini mengurangi urbanisasi,” kata Dony.

Ia menambahkan bahwa elektrifikasi jalur kereta menjadi salah satu indikator kinerja utama (Key Performance Indicator/KPI) sektor perkeretaapian nasional.

“Saya selalu bilang bahwa kereta api hanya punya dua KPI. Satu berkaitan dengan safety, yang kedua elektrifikasi,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT PLN (Persero) telah menandatangani Nota Kesepahaman terkait rencana kerja sama elektrifikasi jalur kereta api di Auditorium Jakarta Railways Center pada 20 Oktober 2025. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam percepatan transisi menuju transportasi berbasis listrik di Indonesia.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebut kerja sama tersebut membuka peluang besar untuk memperluas layanan kereta listrik di berbagai wilayah strategis. Menariknya, proyek ini disebut sebagai elektrifikasi pertama yang dilakukan tanpa menggunakan dana APBN, melainkan melalui skema business to business (B2B) antara KAI dan PLN.

Bagi KAI, elektrifikasi ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan dari segi kenyamanan dan kecepatan. Sementara bagi PLN, proyek ini memperluas penggunaan energi bersih di sektor transportasi.

BP BUMN bersama Danantara terus mendorong transformasi KAI menjadi perusahaan transportasi modern yang lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan target Indonesia menuju net zero emission pada 2060.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close