Nusantaratv.com-Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak gempa Flores di Desa Turamuri dan Desa Inelika, Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, NTT, Senin, 17 Agustus 2027.
Langkah darurat ini diambil menyusul krisis air bersih yang melanda kawasan pascaguncangan gempa. Sumber air warga setempat dilaporkan mengecil, keruh, serta kotor sehingga tidak dapat dikonsumsi atau digunakan untuk kebutuhan harian. Penyaluran bantuan di lapangan dipimpin langsung oleh Rudolf Aqroz Wogo bersama jajaran DPW GEKRAFS NTT.
Aksi tanggap darurat tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian. Melalui unggahan media sosialnya, Kawendra mengapresiasi kesiapsiagaan tim di daerah dalam mendampingi para korban bencana.
“Terima kasih atas gerak cepatnya sejak dua hari lalu teman-teman DPW Gekraf NTT untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di sana,” ujar Kawendra, Senin.
Baca juga: Gekrafs Resmi Lengkapi Kepengurusan di Seluruh Sulawesi Tengah, Hasan Abdul Kadir Pimpin DPW 2026-2029
Guna mengoptimalkan penanganan darurat, Kawendra berkoordinasi dengan Ketua DPW GEKRAFS NTT sekaligus Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, untuk mengirimkan bantuan tenaga kesehatan ke lokasi bencana.
Baca juga: Rakernas Gekrafs 2026 Usung Asta Karya sebagai Arah Baru Gerakan Ekonomi Kreatif
“Hasil komunikasi dengan Wakil Walikota Kupang, Serena Francis yang juga Ketua DPW Gekraf NTT, besok Insyaallah Gekrafs akan mengirimkan sejumlah tenaga kesehatan ke lokasi bencana,” kata Kawendra.
Ia berharap seluruh pengerahan bantuan ini dapat mempercepat proses pemulihan serta meringankan beban para penyintas gempa di NTT.
Baca juga: Pengurus Baru Gekrafs Sulteng Dilantik dan Resmi Berdiri di-seluruh Kabupaten Kota
“Semoga dilancarkan segalanya, lekas pulih dan tetap kuat saudara-saudara kita di NTT,” tutur Kawendra.
Kehadiran pasokan air bersih disambut hangat oleh warga setempat yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dari kepengurusan GEKRAFS.
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 sebelumnya mengguncang wilayah Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pagi hingga sempat memicu peringatan dini tsunami. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan di berbagai titik dan terus diiringi serangkaian gempa susulan, sehingga bantuan kebutuhan dasar warga masih sangat dibutuhkan selama masa pemulihan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh