Nusantaratv.com - BYD resmi memperkenalkan teknologi DM terbaru di Indonesia.
Teknologi hybrid berorientasi electric-first ini diklaim mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih efisien, nyaman, sekaligus fleksibel untuk kebutuhan mobilitas masyarakat modern.
DM sendiri merupakan singkatan dari Dual Mode, yakni kombinasi teknologi kendaraan listrik (EV) dan hybrid dalam satu sistem terintegrasi.
Melalui pendekatan electric-first, kendaraan akan lebih mengutamakan penggunaan motor listrik sebagai sumber tenaga utama demi menghadirkan sensasi berkendara khas mobil listrik yang halus, responsif, dan senyap.
Teknologi ini sebenarnya telah dikembangkan BYD sejak 2008 melalui generasi awal DM 1.0. Kini, lewat generasi terbaru DM 5.0 yang diperkenalkan pada 2024, BYD menghadirkan peningkatan signifikan dari sisi efisiensi energi, kecerdasan sistem, hingga performa berkendara.
"DM 5.0 dirancang sebagai solusi utama kebutuhan mobilitas modern dengan pengalaman berkendara electric-first yang sesungguhnya. Teknologi ini menawarkan efisiensi lebih baik, performa halus, dan kenyamanan optimal," ujar Head of Product BYD Motor Indonesia, Bobby Bharata saat peluncuran di Spike Airdome PIK2, Tangerang, Banten, Senin (18/5/2026).
Menurut Bobby, teknologi DM 5.0 juga dirancang untuk mengurangi kekhawatiran pengguna saat bepergian, mulai dari konsumsi bahan bakar, range anxiety, hingga kondisi jalan yang memengaruhi kenyamanan berkendara.
"Sistem akan otomatis mengoptimalkan penggunaan energi untuk menciptakan keseimbangan terbaik antara efisiensi, tenaga, dan kenyamanan," tambahnya.
BYD menghadirkan beberapa varian teknologi Dual Mode yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Pertama, DM-i (Dual Mode Intelligent) yang fokus pada efisiensi energi dan kenyamanan berkendara harian.
Pada sistem ini, motor listrik menjadi penggerak utama sehingga menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih senyap dan responsif, terutama di area perkotaan.

BYD resmi memperkenalkan teknologi DM terbaru di Indonesia. (Foto: Dok/Istimewa)
Selain itu, terdapat DM-p (Dual Mode Powerful) yang dikembangkan untuk menghadirkan performa lebih tinggi dengan respons tenaga yang lebih agresif dan karakter berkendara dinamis.
Sementara untuk kebutuhan medan berat, BYD menghadirkan DMO (Dual Mode Off-road) yang dirancang untuk memberikan kestabilan tenaga, torsi besar, serta kemampuan adaptasi optimal di berbagai kondisi jalan.
Dalam pengujian internal, teknologi BYD DM diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.800 kilometer dengan kombinasi baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Konsumsi bahan bakarnya bahkan mencapai 65 km/liter, atau lebih dari 60 persen lebih efisien dibanding mobil bensin 1.500 cc konvensional yang umum digunakan di Indonesia.
Tak hanya memperkenalkan teknologi baru, BYD juga membawa filosofi G.A.S.S. sebagai identitas utama teknologi DM di Indonesia.
Filosofi ini mewakili empat karakter utama, yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Karakter Gesit tercermin dari respons akselerasi instan dan halus, baik saat digunakan di jalan perkotaan maupun tol.
Andal menggambarkan kemampuan sistem Dual Mode beradaptasi di berbagai kondisi perjalanan dan karakter jalan di Indonesia.
Sementara Senyap menjadi keunggulan khas kendaraan elektrifikasi dengan kabin yang minim suara dan getaran sehingga perjalanan terasa lebih nyaman.
Adapun Super Irit diwujudkan melalui efisiensi konsumsi energi dan biaya operasional yang lebih rendah untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.
Melalui teknologi Dual Mode DM 5.0, BYD menegaskan komitmennya menghadirkan solusi kendaraan energi baru (NEV) yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus mendukung masa depan mobilitas berkelanjutan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh