Menko AHY: Leadership Does Matter, Kepemimpinan Tak Bisa Berjalan Autopilot

Menko AHY: Leadership Does Matter, Kepemimpinan Tak Bisa Berjalan Autopilot

Nusantaratv.com - 25 September 2026

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan kemajuan teknologi tidak membuat kepemimpinan menjadi tidak relevan. Menurutnya, di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, kualitas kepemimpinan justru tetap menentukan arah organisasi, masyarakat, dan pembangunan.

“Leadership does matter,” ujar Menko AHY dalam sambutannya pada acara peluncuran buku kepemimpinan AHY  Rabu, 23 September 2026 di Jakarta.

Menko AHY menanggapi pandangan kemajuan teknologi membuat banyak hal dapat berjalan secara otomatis atau autopilot, sehingga kapasitas kepemimpinan dan manajerial tidak lagi terlalu penting.

“Saya termasuk orang yang paling tidak setuju dengan tesis itu,” katanya.

Menurut Menko AHY, kepemimpinan bukan sekadar teori yang dapat dipelajari melalui buku dan jurnal. Kepemimpinan juga merupakan seni dalam mengaplikasikan pengetahuan sesuai konteks.

“Pada akhirnya, kepemimpinan juga adalah sebuah seni. Sebuah aplikasi di lapangan. Setiap konteks, ruang dan waktu itu menentukan aplikasi yang berbeda-beda, walaupun teori asalnya mungkin sama,” ujarnya.

Karena itu, menurut Menko AHY, pengalaman empiris menjadi penting. Teori kepemimpinan dapat menjadi fondasi, tetapi penerapannya membutuhkan kemampuan membaca situasi, mengambil keputusan, mengelola manusia, serta menghadirkan solusi.

“Pada akhirnya kepemimpinan itu bermakna. Itu justru yang bisa mengubah banyak hal,” katanya.

Menko AHY menilai prinsip-prinsip kepemimpinan pada dasarnya dapat berlaku lintas bidang, baik militer, politik, bisnis maupun kehidupan kemasyarakatan.

Yang membedakan adalah subjek, objek, ruang, dan waktu penerapannya.

“Prinsipnya langgeng. Tidak usang dimakan waktu,” ujar Menko AHY.

Peluncuran buku ini dihadiri Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin; Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono; Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya; Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana; Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara; Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor; anggota DPR RI yang juga Sekjend Demokrat, Herman Khaeron; anggota DPR RI yang juga Waketum Partai Demokrat, Benny K Harman, serta pengamat dan filsuf Rocky Gerung.

Hadir pula Exco PSSI Eko Setyawan, Ketum Iluni UI Pramudya A. Oktavinanda; Sekjen IKA Unair Indra Nur Fauzi; Wagub Jatim Emil Dardak, Wagub Sumsel, Cik Ujang, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho; Wabup Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro; beberapa pemred media, dan jajaran Kemenko Infra dari Sesmenko, para Deputi, para Stafsus, dan para Tenaga Ahli Menteri serta perwakilan gen z seperti CEO Zeekend, Syahrul Khairar Kamal; Executive Event of Zeekend, Kalesa SA; Vice Chairman Nextage, Power Bunga Syifa Z; Ketua Umum BMP, Agassi Revano Harsya; dan Founder Stockwise, Andry Hakim.

Turut hadir secara langsung para penulis buku Kepemimpinan AHY, antara lain Afdhal Khalilullah, Adjie Alfaraby, Rio F. Pasaribu, Cahyo Seftyono, Abdan Syakura, Sherry Jolieca Modigliani Siwy, Aditya Syarief Darmasetiawan, Kris Wijoyo Soepandji, Fakhridho Susilo, Choirul Anam, Winda Tania, Adam Madigliani Prana, Marta Muslin, Darynaufal Mulyaman, dr. Ray Wagiu Basrowi, dr. Anggy Puspasari, Aurora Jillena Meliala, Vido C. Panduwinata, Ahmad Jundi Khalifatullah dan M Shofiyulloh Cokro Hadi Kusumo.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close