Nusantaratv.com-Prof. Dr. Ir. Mochamad Chalid, S.Si., M.Sc.Eng. melalui CSWM UI menginisiasi program Merdeka Sampah yang didukung hibah World Class University (WCU) sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah sekolah dan kampus menuju zero waste.
Program Merdeka Sampah menekankan tujuh aspek keberlanjutan, yaitu leadership, awareness, facility, regulation, technology, organizing, dan financial.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah sekolah dan kampus tidak hanya membutuhkan fasilitas dan teknologi, tetapi juga kepemimpinan, perubahan kebiasaan, tata kelola, serta komitmen bersama dari seluruh warga institusi.
Guru sebagai Penggerak Budaya Pengelolaan Sampah
"Guru memiliki peran penting sebagai penggerak pendidikan. Melalui kegiatan ini, kebiasaan baik dalam pengelolaan sampah diharapkan dapat tumbuh dari sekolah, diterapkan di rumah, dan berkembang menjadi budaya bersama dalam keluarga maupun masyarakat," ujar Prof. Mochamad Chalid.
Melalui kegiatan ini, setiap institusi didorong untuk mengidentifikasi kondisi aktual, tantangan utama, peluang perbaikan, serta aksi prioritas yang realistis, termasuk dalam pengurangan sampah, pemilahan sampah dari sumber, dan pengolahan sampah organik.
Roadmap yang disusun diharapkan menjadi panduan awal dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah, mulai dari perubahan kebiasaan, penguatan fasilitas, pengembangan sistem data, hingga potensi pengembangan kawasan edukatif berbasis lingkungan.
Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model praktik baik pengelolaan sampah di institusi pendidikan yang dapat direplikasi di sekolah, kampus, maupun sektor pendidikan lainnya.
Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi akademisi dalam mendukung pencapaian SDG 3: Good Health and Well-being dan SDG 12: Responsible Consumption and Production, khususnya melalui penguatan tata kelola sampah di lingkungan pendidikan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh